Mengenai Tsongkhapa dan Migtsema PDF Print
Translated by Valentina Suhendra   
Article hits: 6693

Lama TsongkhapaBerikut ini adalah kompilasi dari pesan-pesan yang ditulis oleh Tsem tulku Rinpoche di Twitter. Ikutilah Rinpoche di Twitter dan terimalah ajaran ini LIVE!


Mantra adalah tubuh, perkataan, dan pikiran Buddha yang direpresentasikan dalam bentuk suara. Oleh karena itu, mereka dapat memberikan pengaruh yang dalam dan memberkati pikiran kita. Mantra yang dipadukan dengan visualisasi dan meditasi dapat membuka alam bawah sadar ke dalam tingkat pikiran yang lebih tinggi seperti altruistism, rasa peduli, dan lainnya. Ada banyak tipe mantra, terbuka dan rahasia. Akan tetapi secara umum mantra yang memiliki banyak kualitas dan kita butuhkan adalah Migtsema.

The following is a compilation of messages composed by Tsem Tulku Rinpoche on Twitter. Follow Rinpoche on Twitter to receive these and more... LIVE!


Mantras are the Buddha's body, speech and mind qualities manifesting in the form of sound. Hence they can affect us deeply and bless our minds. Mantra combined with visualisation and meditation can unlock our subconscious mind to higher states of thinking such as altruism, care, etc. There are many types of mantras, open and secret. But a general all-rounder mantra that encompasses so many qualities that we need is Migtsema.

Mantra Migtsema Tsongkhapa sangatlah baik, indah, dan mencakup semua mantra yang tepat bagi semua orang di semua tahapan. Rupa Lama Tsongkhapa yang suci mencakup 84,000 ajaran Buddha secara lengkap dalam bentuk ikonografi. Tubuhnya adalah 'peta' menuju nirvana. Penglihatan, pendengaran, perenungan, dan meditasi atas Lama Tsongkhapa yang lembut akan memberikan berkat yang luar biasa bagi manusia di masa kini yang memiliki hanya sedikit waktu. Dengan semua gangguan yang kita kenal dengan teknologi, doa yang pendek seperti Gaden Lhagyama adalah sangat relevan.

Banyak orang menanyakan pada saya adakah doa yang mudah dan efektif dan dapat dilakukan setiap hari. Nasihat saya adalah Tsongkhapa GADEN LHAGYAMA dipadukan dengan Migtsema. Jadikanlah Buddha Tsongkhapa sebagai yidam utama kalian untuk memberikan kebijaksanaan, kasih sayang, perlindungan, dan pertumbuhan. Hal ini akan sangat baik untukmu. Doa Tsongkhapa sangat simpel, mudah dimengerti, singkat, AKAN TETAPI SANGAT LENGKAP & besar kekuatannya. Buatlah dirimu merasa nyaman, dengan teh, santai, dan lakukanlah!!! Sangat baik apabila kita dapat menggunakan berbagai cara untuk mengenalkan Tsongkhapa pada orang lain dengan mudah.

Apabila seseorang mempraktekan Gaden Lhagyama setiap hari dan dengan tulus, akan lebih mudah untuk menumbuhkan kasih sayang dan melepaskan amarah dan sakit hati dari masa lalu. Ini adalah suatu hal yang pasti. Tsongkhapa Gaden Lhagyama mencakup Seven limbs, mandala, mantra, dan berkat ke dalam angin pusat dan powa. Saya menerima ajaran ini dari H.H. Kyabje Zong Rinpoche di tahun '80 an. Beliau sangat merekomendasikan ajaran ini. Kita sangat beruntung.

Saya bertemu H.H. Dalai Lama di tahun 1976 untuk pertama kalinya di New Jersey. Pada saat Beliau mengajar, tanpa diinginkan, saya mengucurkan air mata secara terus-menerus. Pada saat menghadiri sesi mengajar H.H. Dalai Lama, Beliau selalu merefrensi karya tulis Tsongkhapa dengan sangat hormat. Kitab suci yang sekarang ini digunakan oleh H.H. Dalai Lama pada saat inisiasi Kalachakra dikomposisikan oleh salah satu murid Tsongkhapa yang utama, Kedrup Je. reinkarnasi H.H. Dalai Lama yang pertama, Gyalwa Gedun Drub, adalah murid langsung dari Lord Tsongkhapa, palaksana reformasi agama Buddha. Semoga H.H. Dalai Lama tetap kuat, sehat & bersemangat untuk terus-menerus memutar roda Dharma. Benar-benar Guru yang hebat! Apabila seseorang belum mendapatkan kemampuan untuk mengontrol kelahiran kembali, dengan mempraktekan "Transfer Kesadaran di Tsongkhapa Gaden Lhagyama" merupakan hal yang sangat baik.

Saya mengajar dan memberikan penjelasan mengenai doa Tsongkhapa dan ajarannya dalam bahasa Inggris. Sesi ini ada di Youtube. Saya mendetilkan hal ini, dengarkanlah. Saya barharap sesi ini dapat memberikan manfaat bagi makhluk lain.

Doa aspirasi terhadap Buddha Tsongkhapa menanamkan "sebab" bagi kita untuk mendapatkan doa kita. Sebab yang bersifat dorman sampai pada masa yang akan datang ada hal yang mengaktifkan sebab ini dan membuat kita mengalami akibatnya. Sifat karma seperti menanam bibit di tanah sampai hujan. Pada saat hujan turun setahun, satu dekade (dan lainnya) kemudian, bibit ini akan tumbuh. Bibit ini tetap berada di tanah sampai hujan turun. Seperti karma positif dan negatif tetap berada dalam pikiran kita. Tindakan apapun baik dari tubuh, perkataan, dan pikiran selalu bersifat dorman sampai di masa yang akan datang. Tidak ada tindakan atau karma yang hilang atau tidak terpakai. Karena itu, kita harus selalu sadar.

Karma apapun yang bersifat dorman dari hidup manapun, tidak akan hilang kecuali dibuka dan dimurnikan. Kalian akan mengalami semuanya. Semua karma tidak akan tetap stagnan, mereka akan berlipat ganda dan tumbuh membesar. Kesalahan kecil akan berbunga seiring dengan berjalannya waktu. Karena itu, kita harus selalu sadar.

Mantra yang berbeda tergantung dari waktu, tempat, dan karma masing-masing individu dan jodoh akan sesuai untuk orang-orang yang berbeda. Tsongkhapa Migtsema mantra adalah spesifik untuk PROBLEM MASA KINI, seperti DEPRESI, RENDAH DIRI, dan RASA BENCI DIRI SENDIRI. Banyak bikhsu yang sudah tua mengatakan hal ini kepada saya. Migtsema mengandung esensi dari tiga Bodhisattva, Avalokitam Manjushri & Vajrapani dipadukan menjadi emanasi dari LORD Tsongkhapa. Oleh karena itu, melaksanakan ritual ini mencakup ketiga Bodhisattvas!! Avalokita (kasih sayang), Manjushri (kebijaksanaan), dan Vajrapani (perlindungan) Ajaran Bodhisattva ini ada dalam Tsongkhapa. Jadi tiga dalam satu.

Om Mani Peme Hung + Om Ah Ra Ba Tsa Na Dhi + Om Vajrapani Hung = Migsema mantra!! Ketiga ritual Bodhisattva ini dipadukan menjadi satu. Diceritakan bahwa Domo Geshe Rinpoche di Tibet mencapai hal-hal hebat karena melakukan ritual Migtsema dan meditasi di guanya.

MIG-MEY TZE-WEY TER-CHEN CHENREZIG
DRI-MEY KHYEN-PI WANG-PO JAMPAL YANG
DU-PUNG MA-LU JOM-DZEY SANG-WEY DAG
GANG-CHEN KE-PEY TSUG-GYEN TSONGKHAPA
LO-SANG TRAG-PEY SHAB-LA SOL-WA DEB
~ Mantra lima baris (Migtsema) dari Lord Tsongkhapa.

(Saya sudah membuat resitasi Migtsema menjadi ring tone handphone. Saya yang melakukan resitasi, dan teman saya menggunakannya untuk itu)

Selama melakukan resitasi mantra suci Tsongkhapa, kalian harus bermeditasi dan merenungi kebaikan yang telah kalian terima dari orang lain. Pada waktu melakukan resitasi mantra Tsongkhapa, kalian akan mendapatkan tujuh jenis kebijaksanaan dan mengingkatkan karisma dari perkataan kalian. Hal ini sangat efektif. Resitasi mantra Tsongkhapa sangat membantu dalam mempelajari dan mengerti kitab suci Buddha Dharma yang paling sulit. Hal ini akan membantu untuk menembusnya.

'OM AH GURU BENZADHARA SUMATI KIRTI SIDDHI HUNG HUNG'
~Mantra Buddha Tsongkhapa untuk menakhlukan depresi, ketakutan, kesepian, rasa tidak berharga. Bacalah setiap hari sembari merenungi kebaikan orang lain.
Apabila kalian tinggal di rumah atau kamar yang memiliki energi negatif, akan sangat baik untuk menyalakan dupa dan membaca MIGTSEMA. Hal ini akan sangat memurnikan.

Bacalah dengan lembut dan tiuplah Migtsema mantra kepada hewan peliharaanmu, akan mengaktifkan berkat kebijaksanaan, kasih sayang & dan perlindungan. Mantra Tsongkhapa ini akan menjadi berkat yang sangat baik untuk hewan peliharaan kita. Kita dapat melakukannya setiap hari pada saat kita memberi makan dan mengelus mereka.

Bagi mereka yang sakit atau mempunyai problem kesehatan, BENTUK UMUR PANJANG Tsongkhapa dan mantra umur panjangnya bisa sangat MEMBANTU. Kalian harus mempelajari mantra Tsongkhapa umur panjang agar dapat memperpanjang usia, kesehatan dan keseimbangan apabila diresitasi dengan visualisasi setiap hari.

MIG-MEY TZE-WEY TER-CHEN CHENREZIG
DRI-MEY KHYEN-PI WANG-PO JAMPAL YANG
DU-MEY CHI-WA JOONGSEY ZEPAKMAY
GANG-CHEN KE-PEY TSUG-GYEN TSONGKHAPA
LO-SANG TRAG-PEY SHAB-LA SOL-WA DEB
~ Mantra umur panjang Lord Tsongkhapa.

Satu batang dupa dipersembahkan kepada Tsongkhapa dengan aspirasi yang bersifat altruistis dapat menanamkan bibit untuk mendapatkan rasa kasih sayang yang besar di masa yang akan datang. Segala jenis dupa dapat digunakan. Dupa adalah suatu persembahan untuk membuat koneksi/ karma/ pahala/ kepada Tsongkhapa. Saya ingin menggunakan dupa yang terbuat dari bahan-bahan yang tidak beracun, yang formulanya ditulis oleh para ahli.

Kyabje Pabongka Rinpoche (guru utama dari Kyabje Trijang Rinpoche) menulis formula yang efektif untuk dupa yang dapat menyembuhkan, dupa yang dapat memurnikan, dan dupa untuk beberapa puja yang efektif. Apabila mempunyai waktu, kalian dapat menyalakan dupa dan membaca doa Shantideva sembari berfokus pada Tsongkhapa. Delapan bait transformasi pikiran juga baik untuk dibaca.

Tempat yang tenang, asap dupa yang lembut bergelombang, secangkir teh herbal duduk di depan altar personal Tsongkhapa kalian akan menyiapkan kalian menghadapi hari. Berapa Migtsema yang bisa kalian baca itu tergantung jadwal kalian. Satu mala per hari sudah sangat bagus untuk sekarang. Tidak terlalu panjang. Berapa banyak yang kalian baca tidak sepenting melakukannya secara konsisten setiap hari. Jadi satu mala per hari, 21x per hari, itu terserah kalian. Mala dari tulang, Kristal, atau bibit Bodhi juga sangat baik. Kalian dapat menggunakannya untuk Migtsema. Yang manapun boleh saja.

Teh, Migtsema, dupa, Tsongkhapa, makanan vegetarian benar-benar terdengar santai dan baik untuk mengisi baterai. Cintailah dirimu dengan Migtsema. Mantra Migtsema mengandung esensi Avalokita, Manjushri & Vajrapani tergabung jadi satu tanpa harus membaca mantranya secara terpisah. Tanpa 'lung' (transmisi oral), kalian boleh membaca Migtsema yang suci ini. Pagi maupun malam hari, kalian dapat melakukan ritual ini.

Apabila kalian mencintai orang tua kalian, maka kalian harus membuat patung Tsongkhapa dan mendedikasikannya untuk mereka. Kalian dapat membaca Migtsema setiap hari & mendedikasikannya untuk orang tua kalian sangat bermanfaat bagi mereka dan kalian sendiri. Karena itu, tunjukan cinta kalian dan bacalah! Memberi makan, membersihkan, dan melayani orang tua kita adalah baik. Hal ini menolong mereka di kehidupan ini. Dan untuk kehidupan mereka di masa yang akan datang, dedikasikanlah rupa Tsongkhapa.

Pindah ke rumah atau kantor baru?? Sangat bermanfaat untuk melakukan puja pendek Tsongkhapa dan menyucikan tempat dengan ini. Berdoalah agar semua yang masuk diberkati. Jangan khawatir dengan Feng Shui jelek di ruangan yang kau tempati. Mengundang rupa Tsongkhapa akan MENYELESAIKAN masalah ini.

Ingin agar anak kalian berhasil di sekolah?? Anjurkanlah mereka membaca mantra Tsongkhapa (OM AH RA BA TSA NA DHI) setiap hari. Hal ini akan sangat membantu mereka. Ajaran Buddha Tsongkhapa dapat memberkati obat dan vitamin kalian. Sebelum minum [obat dan/ atau vitamin] bacalah mantra Migsema 21x, tiuplah kearah obat, dan minumlah.

Bacalah mantra suci Tsongkhapa (Migtsema) 21x atau lebih dan bepikirlah seperti ini "semoga mantra ini member kekuatan, kebijaksanaan - dan pikiran Bodhi." Tiuplah kearah vitamin. Setelah meniup mantra, tutuplah botol vitamin dan berpikirlah bahwa vitamin ini sudah diberkati dengan Migtsema. Setelah itu, minumlah vitamin ini setiap hari, [vitamin] ini sudah diberkati oleh Migtsema. Bilamana kita meniup mantra Tsongkhapa dalam vitamin atau obat, [mantra ini] memperkuat efek penyembuhannya sehingga vitamin dan obat ini dapat menjadi penyembuh yang ampuh.

Menanam pohon, menyelamatkan hewan, dan gaya hidup vegan adalah pesan yang sangat berpengaruh bagi dunia untuk menggambarkan bahwa "KALIAN MENCINTAI PLANET INI dan MENGHARAPKANNYA UNTUK SELAMAT." Meniup mantra kearah hewan menanamkan bibit karma agar mereka mendapatkan kelahiran kembali yang lebih baik di masa yang akan datang dengan kemampuan untuk mengerti Dharma.

Saya ingin memiliki cerita yang simpel dan mudah [dimengerti] mengenai Tsongkhapa. Sekarang saya dapat melakukannya. Kita sudah menerbitkan buku komik Tsongkhapa. Kechara Media & Publication (KMP) telah menghasilkan buku komik yang bagus dengan ilustrasi mengenai kehidupan Tsongkhapa. Buku komik Tsongkhapa ini dapat dibaca oleh remaja dan anak-anak! Kita sudah mendapatkan respon yang bagus. Saya ingin menghasilkan buku komik Tsongkhapa dengan kualitas tinggi selama beberapa tahun. Akhirnya kita berhasil, dan saya sangat bangga karenanya! Buku ini sudah tersedia! Banyak biografi Tsongkhapa dalam bahasa Inggris dan Mandarin terasa kering. Jadi jawaban saya adalah buku komik biografi Tsongkhapa dalam bahasa Inggris dan Mandarin. Saya akan memproduksi buku komik Dharma yang sejenis untuk menarik orang dari berbagai usia di masa mendatang. KMP adalah pekerja keras.

Seluruh ajaran Dharma harus dianggap sebagai nasihat pribadi
~Je Tsongkhapa (Yogi & Cendekiawan)

Bilamana kalian memikirkan Dharma adalah sesuatu yang enak dibaca, hanya relevan untuk orang lain, dan maksudnya akan hilang. Karena itu, Tsongkhapa mengajarkan apabila kita menganggap Dharma sebagai nasihat pribadi, kita tidak akan melihat apakah orang lain mempraktekannya atau tidak. Orang lain tidak akan mempengaruhi kita. Kita terus melaksanakan ajaran Buddha. Menganggap dharma sebagai nasihat pribadi adalah "PANDANGAN TERBAIK ATAS DHARMA YANG DAPAT KITA MILIKI. Pandangan ini akan membuat kita rendah hati dan focus.

#TsemTulku

Tsongkhapa's Migtsema mantra is a wonderful, peaceful, all-encompassing mantra that is suitable for anyone at any stage of practice. Tsongkhapa's holy image encompasses the complete 84,000 teachings of Buddha in iconography form. His body is a 'roadmap' to Nirvana. Seeing, hearing, contemplating and meditating on the Gentle Tsongkhapa brings incredible blessings for today's individuals without much time. With so many distractions that we call technology, a short concise practice such as Tsongkhapa's Gaden Lhagyama is very much applicable.

People always ask me what easy and effective practice they should do daily. My advice is Tsongkhapa's GADEN LHAGYAMA combined with Migtsema. Keep Buddha Tsongkhapa as your main yidam to give you wisdom, compassion, protection & growth. It'll be very good for you. Tsongkhapa's practice is simple, easy, short YET VERY COMPLETE & powerful. Be comfy, with some tea, relax and do it !!! It would be very good to find various ways to bring Tsongkhapa to others, to make it easily available.

If one practices Gaden Lhagyama daily and sincerely, it's easier to develop compassion, and let go of anger and our hurt from the past. This is for sure. Tsongkhapa's Gaden Lhagyama includes seven limbs, mandala, mantra, dissolving the blessings into central winds and powa. I have received the practice from H.H. Kyabje Zong Rinpoche in the 80's. He recommended it highly to us. We were lucky.

I met H.H.Dalai Lama in 1976 for the first time in New Jersey. During his whole discourse, without wanting, I shed tears continuously. When attending the talks by H.H. the Dalai Lama, he always makes references from the writings of Tsongkhapa. He holds them in high reverence. The current text used by H.H. the Dalai Lama during Kalachakra initiations was composed by the foremost student of Tsongkhapa, Kedrup Je. H.H. the Dalai Lama's first incarnation, Gyalwa Gedun Drub, was a direct and close disciple of Lord Tsongkhapa, the Reformer of Buddhism. May H.H. the Dalai Lama continue to remain strong, healthy & vibrant to continuously turn the wheel of Dharma. What a Great Teacher! If one hasn't attained power to take controlled rebirth, practicing the Consciousness Transference in Tsongkhapa's Gaden Lhagyama is great.

I gave a talk and explanation of Tsongkhapa's prayer and practice in English. It is on Youtube. I went into details on it, do listen. I am hopeful it will benefit others.

Aspirational prayers toward Buddha Tsongkhapa plant the 'causes' for us to achieve what we have prayed for. Causes remain dormant until a future time when the 'trigger' is available to open them to experience their results. Karma is like planting seeds in the ground until the rains. Whenever it rains a year, decade, etc. later, the seeds germinate. The seeds remain potent in the ground until the rains. Just like that, both positive and negative karma remains potent in our mind stream. Whatever actions of body, speech and mind always remains dormant for the future. No action or karma is lost or not used. So we have to be aware.

Whatever karmas are dormant from whatever lifetime, it never disappears unless it opens or is purified. You'll experience it all. All karmas do not stay stagnant, they also multiply and grow bigger. A small misdeed collects 'interest' over time. So be aware.

Different mantras according to time, place, individual karmas and affinity will suit different people. Tsongkhapa's Migtsema mantra is SPECIFIC FOR TODAY'S PROBLEMS such as DEPRESSION, LOW SELF-ESTEEM and SELF HATRED. Many old monks told me this. Migtsema contains the essence of three Bodhisattvas, Avalokita, Manjushri & Vajrapani combined emanated as LORD Tsongkhapa. Hence doing this practice encompasses all three Bodhisattvas!! Avalokita (compassion), Manjushri (wisdom) and Vajrapani (protection) Bodhisattvas' practice are all in Tsongkhapa. So it's three-in-one!

Om Mani Peme Hung + Om Ah Ra Ba Tsa Na Dhi + Om Vajrapani Hung = Migtsema mantra!! These three Bodhisattvas' practices combined into one. Domo Geshe Rinpoche in Tibet is said to have gained great attainments through doing the Migtsema practice and meditation in his cave.

MIG-MEY TZE-WEY TER-CHEN CHENREZIG
DRI-MEY KHYEN-PI WANG-PO JAMPAL YANG
DU-PUNG MA-LU JOM-DZEY SANG-WEY DAG
GANG-CHEN KE-PEY TSUG-GYEN TSONGKHAPA
LO-SANG TRAG-PEY SHAB-LA SOL-WA DEB
~ the five line mantra (Migtsema) of Lord Tsongkhapa.

(I have made migtseyma chanting into a handphone ring tone. I have chanted it and my friends use it for that)

While reciting the sacred mantra of Tsongkhapa, one should meditate and contemplate on all the kindnesses one has received from others. When reciting the mantra of Tsongkhapa, one can gain seven different types of wisdoms and increase the power of speech. It is a very effective practice. Reciting Tsongkhapa's mantra is a great help in learning the most difficult passages and meanings of BuddhaDharma. It helps to penetrate.

'OM AH GURU BENZADHARA SUMATI KIRTI SIDDHI HUNG HUNG' ~Mantra of Buddha Tsongkhapa for conquering depression, fear, loneliness, sense of worthlessness. Recite daily contemplating on the kindness of others
If you are staying in a house or room the has negative energy, it is good to light incense and recite MIGTSEMA. It would be very purifying.

Reciting gently then blowing Migtsema mantra on our beloved pets, would invoke the blessings of wisdom, compassion & protection. The mantra of Tsongkhapa would be a tremendous blessing on our pets. We can do it daily with love while we are feeding or stroking them.

For those who are sick or have difficult health problems, the LONG LIFE FORM of Tsongkhapa and his long life mantra IS VERY EFFECTIVE and HELPFUL. One should learn Tsongkhapa's mantra of long life that increases one's life, health & balance when recited with visualization daily.

MIG-MEY TZE-WEY TER-CHEN CHENREZIG
DRI-MEY KHYEN-PI WANG-PO JAMPAL YANG
DU-MEY CHI-WA JOONGSEY ZEPAKMAY
GANG-CHEN KE-PEY TSUG-GYEN TSONGKHAPA
LO-SANG TRAG-PEY SHAB-LA SOL-WA DEB
~ the long-life mantra of Lord Tsongkhapa.

One stick of incense offered to Tsongkhapa with an altruistic aspiration will plant seeds of achieving great compassion in the future. Any type of incense would be more than fine. The incense is an act of offering to make a connection/karma/merit to Tsongkhapa. I like to use incense that is made of ingredients that are non-toxic, whose formulas were written by accomplished masters.

Kyabje Pabongka Rinpoche (root master of Kyabje Trijang Rinpoche) wrote very effective formulas for healing incense, purification incense, and incense for certain effective pujas. If you have time, you can light incense and recite Shantideva's prayers while focussing on Tsongkhapa. The Eight Verses is good to recite also.

A quiet place, gentle incense billowing, a cup of herbal tea sitting in front of one's personal Tsongkhapa shrine can prepare you for the day. How many Migtsemas you like to recite per day is up to your schedule. One mala a day is very good for now, not too long. How many you do a day is not as important as being consistent in doing it daily. So one mala a day, 21x a day, its up to you. Bone, crystal or bodhi seed malas are considered very good. You can use any of them for Migtsema. Anyone is ok.

Some tea, Migtsema, incense, Tsongkhapa, vegetarian meal sounds relaxing and is good for charging the batteries. Love yourself with Migtsemas. Migtsema mantra contains the essence of Avalokita, Manjushri & Vajrapani all rolled into one without having to do the mantras separately. Without 'lung' (oral transmission) it is okay to do this sacred Migtsema mantra. Day or night, one can engage in this powerful practice.

If you love your parents, then you should create a Tsongkhapa statue and dedicate it to them. You can recite Migtsemas for your parents daily. Reciting Migtsemas daily & dedicating to your parents is very beneficial for both them and yourself. So show your love and chant! Feeding, talking, cleaning and serving our parents is good. It helps them in this life. And for their future lives, dedicate Tsongkhapa images.

Moving into a new house or office?? It is excellent to do Tsongkhapa's short puja and consecrate the place with this. Pray that all who enter are blessed. Don't worry about the negative Feng Shui of the place you are occupying. Inviting an image of Tsongkhapa will STRAIGHTEN out that problem.

Want your children to do well in school?? Have them do Tsongkhapa's mantra (OM AH RA BA TSA NA DHI) daily. It will help them very much. Buddha Tsongkhapa's practice can bless one's medicine and vitamins. Before taking, recite Migtsema mantra 21x, blow on the medicines, then take them.

Recite Tsongkhapa's sacred mantra (Migtsema) 21x or more, think "May the mantra give strength, wisdom & Bodhi mind". Blow onto vitamins. Then after blowing the mantras, close the cap and think the vitamins are blessed with Migtsema. Then take your vitamins daily, they are blessed. When we blow Tsongkhapa's mantra onto vitamins or medicines, it enhances the healing properties. So it becomes a powerful healer.

Planting trees, saving animals and a vegan lifestyle are very powerful messages to the world that 'YOU LOVE THIS PLANET and WISH IT TO SURVIVE.' Blowing mantras on animals plants the karmic imprint that they may have a better rebirth in the future with the power to comprehend Dharma.

I've been wanting to have a simple, easy story on Tsongkhapa. I am now finally able to do so. We have Tsongkhapa's comic out. Our Kechara Media & Publications (KMP) department of Kechara has produced a wonderful comic book with great illustrations of Tsongkhapa's life. This Tsongkhapa comic book by KMP is suitable for adults, young adults & children! We've had such a good response. I wanted to produce a high quality Tsongkhapa COMIC BOOK for many years now. We finally did it and I am very proud of it! It is available now! Many biographies in English and Chinese on Tsongkhapa are slightly dry. So my answer was a Tsongkhapa biography comic book in English and Chinese. I'll produce more of these types of Dharma comic books that appeal to all ages for people in the future. The KMP department are very hardworking.

"All Dharma Teachings should be taken as personal advice."
~Je Tsongkhapa (Yogi & Scholar)

When we think Dharma is nice to read, applies to others and is eloquent, then the purpose is lost. Hence Tsongkhapa said Dharma should be applied. When we view Dharma as personal advice, we don't look to see if others are practicing or not. Others don't affect us. We just practice. Considering Dharma as personal advice is the BEST VIEW OF DHARMA WE CAN HAVE. It keeps us very humble and focused.

#TsemTulku


Peraturan dan Persetujuan Terjemahan

Terjemahan ini adalah hasil pekerjaan dari penerjemah pihak ketiga di luar organisasi Kechara. Apabila terjadi salah paham terhadap pengertian dari materi versi bahasa Indonesia, versi bahasa Inggris akan dianggap sebagai versi yang lebih akurat. Walaupun setiap upaya telah dilakukan untuk memeriksa akurasi dari hasil terjemahan ini, kemungkinan terjadi kesalahan tetap ada. Semua pihak yang menggunakan informasi yang didapat dari artikel ini, melakukan hal tersebut dengan resiko pribadi.

© Hak cipta dari artikel ini dipegang oleh Tsem Tulku Rinpoche. Artikel ini bisa di - download, dicetak, dan gandakan hanya untuk kepentingan pribadi atau kegiatan belajar - mengajar. Kegiatan men-download, menggandakan, tidak boleh dilakukan untuk kepentingan komersial atau untuk mewakili kepentingan perusahaan komersial tanpa ijin eksplisit dari Tsem Tulku Rinpoche. Untuk kepentingan seperti ini, harap menghubungi Liason Susan Lim dari Kechara Media and Publication ( This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it ).

Translation Disclaimer

This translation is the work of a third party translator external to the Kechara Organisation. Should confusion arise in the interpretation of the Indonesian versions of the materials of this page, the English version will be considered as accurate. While every effort is made to ensure the accuracy of the translation, portions may be incorrect. Any person or entity who relies on information obtained from the article does so at his or her own risk.

© The copyright to this article is held by Tsem Tulku Rinpoche. It may be downloaded, printed and reproduced only for personal or classroom use. Absolutely no downloading or copying may be done for, or on behalf of, any for-profit commercial firm or other commercial purpose without the explicit permission of Tsem Tulku Rinpoche. For this purpose, contact Susan Lim, Kechara Media and Publication Liaison, at This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it .

 

Visitors

We have 8 guests online

Social Media

Have anything to say?


Copyright © 2013