Menyiapkan Sebuah Altar PDF Print
Translated by Valentina Suhendra   
Article hits: 6701

Altar Buddha mewakili ladang pahala anda. Oleh karena itu, altar Buddha harus dibuat indah, bersih, dan megah untuk merefleksikan rasa hormat anda kepada Sang Tiga Permata dan pahala yang ingin kau dapatkan.

Di atas altar, kita menempatkan simbol dari tubuh, ajaran, dan pikiran Buddha. Ketiga hal ini diwakili oleh patung atau lukisan Buddha, kitab suci Dharma, dan stupa secara berurutan. Bahan yang digunakan harus merupakan kualitas terbaik.

A basic Buddhist altar represents your supreme field of merit and should be beautiful, clean and grand to reflect our respect for the Three Jewels and the merits that one may wish to collect.

On the altar, we should place symbols of the Buddha's body, speech and mind. These are represented by a Buddha statue or image, a Dharma text and a stupa respectively. The materials used should be of the best quality.

Altar

Memberikan Persembahan

Persembahan diperlukan untuk meningkatkan pahala dan karma baik. Memberikan persembahan kepada Sang Tercerahkan adalah hal yang sangat baik untuk mengurangi kemelekatan, dan merupakan sebab langsung bagi kita untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dan kebijaksanaan. Pada saat memberikan persembahan kepada Guru spiritual, anda tidak hanya mendapatkan pahala dari memberikan persembahan, tetapi juga dari persembahan yang diterima. Jadi pahala yang diterima dua kali lipat.

Persembahan kasat mata harus bersih dan diatur dengan indah agar dapat membangkitkan rasa senang. Harus ada persembahan yang berbentuk air, buah-buahan, bunga, dupa, sinar, parfum, dan musik. Persembahan air dianjurkan agar dilakukan setiap hari.

Dengan mempersembahkan sinar (lilin, lampu mentega), kita berharap agar mendapatkan kemampuan untuk memahami Dharma dan menghilangkan kebodohan. Mempersembahkan air berakibat pada karma dan pahala untuk mendapatkan kekayaan dan memurnikan persepsi kita. Persembahan musik adalah untuk membebaskan penderitaan mental dan emosional. Dupa dan bunga memberikan atmosfer agar kita disukai. Makanan memberikan kepastian bahwa kita tidak akan kelaparan dan selalu berkecukupan.

Making Offerings

Offerings are necessary to increase merit and good karma. Making generous offerings to Enlightened Beings is a very powerful tool for cutting down attachment, and is a direct cause for us to achieve their innate qualities of compassion and wisdom. When you make offerings to your spiritual master, you not only accumulate the merits of the offering but also the merit of the offerings being accepted. So you get twice the merit.

The sensory offerings laid out should be clean and exquisitely arranged in order to develop a sense of joy. There should be offerings of water, fruits, flowers, incense, light, perfume and music. The offering of water everyday is recommended.

By offering light (candles, butterlamps), we hope to develop the ability to understand the Dharma and dispel ignorance. Offering water creates the karma and merits to attain wealth and purify our ordinary perceptions. Offering music relieves mental, physical and emotional sufferings. Incense and flowers provide an atmosphere for us to be liked. Food ensures that we do not go hungry and will always be provided for.

Altar

Motivasi

Sebelum memulai setiap sesi doa, kita harus mempunyai motivasi yang tepat agar doa kita lebih efektif, walaupun terkadang pikiran kita terpecah. Motivasi tertinggi adalah pikiran Bodhi untuk memberikan manfaat bagi makhluk lain (termasuk diri sendiri) agar dapat terbebas dari samsara selamanya.

Motivasi utama kita adalah "Pencerahan" dan mencapai ke-buddha-an secepat mungkin dalam hidup ini agar kita dapat mendedikasikan diri kita untuk menolong orang lain dengan tulus.

Motivation

Before the start of each prayer session, we should generate the right motivation so that our prayers will be more effective even if our minds wander. The highest motivation is to generate a very strong altruistic intention of Bodhi mind to help others (including ourselves) to be free from the sufferings of cyclic existence permanently.

Our ultimate motivation is to aspire for the "Full Enlightenment" of Buddhahood as quickly as possible within this very life so that we can dedicate ourselves to serve others totally and unconditionally.

Altar
 

Visitors

We have 8 guests online

Social Media

Have anything to say?


Copyright © 2013